kecelakaan cipularang

Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipularang. Senin (2/9/2019) terjadi kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Terkait kecelakaan beruntun tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan faktor-faktor penyebab kecelakaan beruntun tersebut.

Baca juga: Fakta Kecelakaan Maut di Tol Cipularang KM-91

Dirjen Perhubungan Darat (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan kemungkinan seringnya terjadi kecelakaan disebabkan geometrik jalan yang tidak biasa. Geometrik jalan adalah bentuk atau ukuran jalan raya. Menyangkut penampang melintang, memanjang, maupun aspek lain yang terkait dengan bentuk fisik jalan.

Menilik geometrik Tol Cipularang, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta. Kecenderungan yang terjadi, kendaraan akan memacu kecepatan tinggi. Padahal jalanannya menikung.

Baca juga: 16 Ruas Jalan di Jakarta Mengalami Uji Coba Perluasan Ganjil-Genap

Meskipun telah memberikan dugaan awal penyebab kecelakaan, Budi belum mengambil kesimpulan resmi penyebab kecelakaan tersebut. Pihaknya telah mengirimkan tim ke TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun.

Sebagai informasi, kecelakaan beruntun terjadi di ruas Cipularang KM 91, Tol Purbaleunyi arah Jakarta. Akibatnya 6 orang meninggal dunia dan 8 orang terluka. Sebagai informasi, kecelakaan beruntun terjadi di ruas Cipularang KM 91, Tol Purbaleunyi arah Jakarta. Akibatnya 6 orang meninggal dunia dan 8 orang terluka.

Baca juga: Kecelakaan Mobil Membuat Leonardo Dicaprio Tewas