suprajarto

Nama Suprajarto mendadak menjadi perbincangan publik. Pasalnya ia menolak menjadi Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Baca juga: PT Pos Indonesia Akan Bangkrut?

Suprajarto membeberkan alasannya menolak menahkodai BTN. Dirinya tak pernah diajak bicara mengenai hal itu. Berdasar hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN, menetapkan Suprajarto sebagai Dirut BTN menggantikan Maryono. Dirinya mengetahui informasi dirinya dipilih sebagai Dirut BTN yang baru dari media.

Suprajarto sebelum menjabat sebagai Direktur Utama BRI, Pria kelahiran Yogyakarta, 28 Agustus 1956 itu sempat menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT BNI selama periode 2015 – 2017.

Baca juga: IHSG Pagi Ini Positif, Dolar AS Melemah

Suprajarto juga dikenal sebagai bankir yang andal dengan perjalanan karir yang cukup panjang di bidang perbankan. Selain karir perbankan yang cemerlang, dirinya juga didukung latar belakang pendidikan yang mumpuni.

Ia menyelesaikan pendidikan S1 bidang Ekonomi di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”, Yogyakarta. Melanjutkan pendidikan magister Manajemen Pemasaran di Universitas Padjadjaran, Bandung. Sebelum kemudian menyelesaikan pendidikan S3 Manajemen Bisnis juga di Universitas Padjadjaran, Bandung.

Baca juga: Siapkah Kalimantan Timur Jadi Ibu Kota Baru Indonesia?

Suprajarto yang tak lagi menjadi Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI itu menambahkan, dirinya ingin melepas penat dari kesibukannya terlebih dahulu. Dalam waktu dekat ia ingin berlibur. Ia menambahkan bahwa tak memiliki persoalan dengan Menteri BUMN Rini Soemarno