fintech
business hand pushing fintech or financial technology button on a touch screen interface

Startup teknologi penyedia jasa finansial, atau biasa disebut fintech, merupakan salah satu ranah yang sedang berkembang pesat di tanah air. Salah satu pemicunya adalah karena urusan finansial merupakan masalah yang banyak dihadapi oleh berbagai kelas masyarakat.

Berikut adalah kumpulan startup teknologi jasa finansial yang perlu kamu ketahui. Daftar startup berikut disusun berdasarkan jenis atau bentuk dari layanan yang mereka tawarkan.

Kumpulan Aplikasi Fintech 

fintech

Cek Aja 

CekAja adalah situs yang berisi informasi dan perbandingan layanan finansial seperti kartu kredit, asuransi, dan berbagai bentuk investasi. Selain itu, mereka juga menyajikan perbandingan paket TV kabel dan internet berlangganan. Startup ini merupakan bagian dari C88, sebuah perusahaan teknologi asal Malaysia yang juga bergerak di bidang finansial.

Finansialku

Finansialku adalah portal dan aplikasi perencana keuangan yang bisa memberi kamu berbagai tip tentang cara mengelola keuangan yang baik. Mereka bisa memberi masukan tentang cara mengatur investasi, reksa dana, saham, asuransi, hingga persiapan pensiun, dengan baik.

Baca juga: Tips Mengatur Keuangan Harian Dari Jouska

Sleekr

Pada awalnya, Sleekr merupakan layanan sumber daya manusia (HR) berbasis cloud. Namun setelah mengakuisisi startup bernama Kiper pada tahun 2016 yang lalu, kini mereka pun mempunyai layanan kedua yang berusaha mengatasi masalah akuntansi di berbagai perusahaan.

Sleekr sejauh ini baru mengungkap investasi tahap awal sebesar US$35.000 (sekitar Rp435 juta) pada tahun 2014, yang merupakan patungan dari uang pribadi ketiga co-founder. Mereka telah berhasil menggandeng beberapa perusahaan seperti Midtrans dan IDN Media sebagai klien mereka.

Bareksa

Bareksa adalah marketplace yang memungkinkan kamu untuk melakukan jual beli produk finansial reksa dana secara online. Selain itu, startup yang didirikan pada tanggal 17 Februari 2013 ini juga menyediakan informasi seputar investasi, saham, dan obligasi.

Startup ini dibentuk oleh Karaniya Dharmasaputra, yang sebelumnya sempat mendirikan raksasa portal berita Indonesia VIVA, dan merupakan mantan Managing Editor di Majalah Tempo.

Kredivo

Kredivo adalah penyedia solusi pinjaman cepat yang memungkinkan kamu untuk berbelanja online, tanpa harus melakukan pembayaran saat itu juga. Mereka akan menanggulangi pembayaran tersebut, dan kamu bisa mengembalikan uang kepada mereka dalam jangka waktu tiga puluh hari, atau mencicil selama maksimal dua belas bulan.

Kredivo sendiri merupakan produk dari sebuah startup yang bernama FinAccel. Pada tanggal 1 Juni 2016 yang lalu, mereka telah mendapat pendanaan awal senilai tujuh digit yang dipimpin oleh Jungle Ventures. Pendanaan tersebut juga diikuti oleh GMO Venture Partners, AlphaJWC Ventures, 500 Durians, 500 Tuktuks, serta beberapa angel investor seperti Amar Goel (Komli/PubMatic), Prashant Kirtane (TravelMob), Jerry Yeu dan Mathieu Harding (Hawksburn Capital).

Mulai beroperasi pada akhir tahun 2015, Kredivo kini telah bekerja sama dengan lebih dari delapan puluh merchant. Adapun dana pinjaman yang mereka salurkan, semuanya berasal dari perusahaan pembiayaan BFI Finance.

KoinWorks

KoinWorks adalah layanan P2P Lending yang memungkinkan kamu untuk menjadi investor dengan modal hanya Rp100.000. Selain bisa memilih akan dipinjamkan ke mana uang yang diinvestasikan, kamu juga bisa memantau secara real time bagaimana performa debitur dalam mengembalikan uang pinjaman.

Baca juga: Tips Mengatur Keuangan Harian Dari Jouska

Startup yang didirikan oleh Benedicto Haryono ini mendapatkan pemasukan dengan cara mengambil komisi dari peminjam sebesar dua sampai empat persen, dan dari pemberi pinjaman sebesar satu persen.

KitaBisa

KitaBisa adalah situs crowdfunding yang bisa kamu gunakan untuk mengumpulkan dana sosial. Startup ini didirikan oleh M. Alfatih Timur dan meluncur untuk pertama kalinya pada tanggal 6 Juli 2013.

Hingga saat ini, KitaBisa telah mengumpulkan dana lebih dari Rp80 miliar, yang disalurkan untuk lebih dari empat ribu kampanye sosial. Di akhir 2015, mereka telah mendapat pendanaan tahap awal dari ANGIN.