investasi grab

Grab mendapat tambahan investasi dari SoftBank sebesar US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun dalam lima tahun ke depan. Nantinya, investasi tersebut akan dialihkan ke Indonesia. Dana tersebut akan digunakan Grab untuk mendorong digitalisasi layanan dan mengembangkan layanan baru. Diantaranya layanan kesehatan.

Baca juga: Lima Fitur Baru #GrabExpress Untuk UMKM

Kepala Eksekutif SoftBank Masayoshi Son mengatakan kepada wartawan perusahaannya menginvestasikan US$ 2 miliar kepada Grab. Seorang juru bicara SoftBank kemudian mengatakan bahwa akan ada investasi lebih lanjut terkait hal itu.

Grab telah megumpulkan modal hampir US$ 3 miliar dari SoftBank dan Vision Fund. Hasil investasi tersebut SoftBank membantu Grab membangun kantor pusat kedua di Jakarta.

Baca juga: Lagi dan Lagi, Grab Kembali Terima Suntikan Modal Baru

Suntikan modal itu pun akan memperkuat Grab dalam menjalankan kompetisi yang ketat dengan Gojek di Indonesia. Kedua startup tersebut telah berevolusi dari operator aplikasi transportasi menjadi toko serba ada untuk berbagai layanan.

Selain itu, investasi tersebut untuk menciptakan jaringan transportasi untuk Indonesia berdasarkan kendaraan listrik. Grab juga akan menggunakan uang itu untuk meluncurkan layanan e-healtcare untuk meningkatkan akses kepada dokter dan layanan medis.

Baca juga: Gandeng Grab, Bintaro Jaya Luncurkan GrabWheels