china tutup halal

Pemerintah China dilaporkan telah memerintahkan restoran-restoran dan kedai makanan halal untuk menghapus logo halal dalam bahasa Arab dan simbol lain yang terkait dengan Islam.

Baca juga: Hit and Run Masuk Nominasi Film Laga Terbaik di China

Para pegawai di 11 restoran dan toko di Beijing yang menjual aneka produk halal memberi keterangan kepada media Reuters. Bahwa otoritas setempat telah menyuruh mereka mereka untuk menghilangkan gambar yang terkait Islam. Seperti bulan dan bintang serta kata”halal” yang tertulis dalam bahasa Arab. Tulisan di papan logo toko atau restoran, harus dihilangkan.

Baca juga: Gareth Bale Urung Merumput di China

Belum diketahui apakah semua restoran di Beijing telah diperintahkan untuk menutup tulisan Arab dan simbol-simbol muslim. Komisi Urusan Etnis dan Agama pada pemerintah Beijing menolak berkomentar. Hanya disebutkan bahwa perintah menyangkut restoran halal merupakan arahan nasional.

Namun, sejumlah toko yang lebih besar di Beijing telah mengganti logo tulisan bahasa Arab mereka dengan istilah bahasa China untuk halal yaitu, “qing zhen”. Sebagian besar memilih menutup logo bahasa tersebut dengan stiker atau plester.

Baca juga: Pergi ke Jepang? Kini Ada Hotel Halal Lho