jokowi pra kerja

Kabar bahagia bagi Anda yang belum bekerja. Karena Presiden Jokowi akan memberikan insentif berupa uang kepada masyarakat usia produktif yang belum memiliki pekerjaan melalui program Kartu Pra-Kerja. Kartu tersebut nanti bisa dimanfaatkan oleh anak muda yang baru lulus SMP, SMA/SMK, hingga universitas.

Baca juga: Jokowi Minta Pembangunan Listrik Tenaga Sampah Dikebut

Program Kartu Pra-Kerja rencananya masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Hal itu disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro.

Kartu Pra-Kerja ini akan memberikan dampak pada anggaran. Namun, Bambang belum menerangkan secara rinci dari mana anggaran untuk Kartu Pra-Kerja ini berasal.

Baca juga: Adem! Jokowi dan Prabowo Akhirnya Bertemu

Target dari penerima Kartu Pra-Kerja ini dibagi menjadi tiga kelompok yaitu, pertama, para pencari kerja dalam hal ini masyarakat yang baru lulus sekolah baik SMA maupun perguruan tinggi. Kedua, mereka yang membutuhkan peningkatan keterampilan (upskilling). Ketiga, para korban PHK.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menyebutkan  di dalam Kartu Pra-Kerja ada beberapa fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Mulai dari pelatihan selama tiga bulan lalu mendapat sertifikasi dan mendapat insentif usai pelatihan.

Baca juga: Presiden Jokowi Tegur Dua Pembantunya