polsek cimanggis

Polsek Cimanggis menjadi saksi brutalnya Brigadir Rangga Tianto menembak sesama polisi, Bripka Rahmat Effendy. Bripka Rahmat Effendy tewas mengenaskan setelah mendapat tujuh kali tembakan dari Brigadir Rangga Tianto. Insiden tersebut tejadi pada Kamis (25/7/2019) malam.

Baca juga: Video Aksi Polisi Viral, Netizen: Mirip GTA San Andreas

Bripka Rahmat Effendy merupakan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya. Korban selama ini dikenal sebagai pribadi yang berdisiplin. Korban berdinas di Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya sejak 2008. Rahmat tidak pernah memiliki catatan buruk selama bertugas. Korban juga sebagai anggota Kelompok Sadar Kamtibmas (Pokdar Kamtibmas) di lingkungan tempat tinggalnya.

Kronologi penembakan ke sesama polisi berawal dari diamankannya FZ saat tawuran. Dengan mengantongi barang bukti sebilah celurit, FZ meminta ayah FZ datang ke Polsek Cimanggis. Ayah FZ yang diketahui bernama Zulkarnaen datang memenuhi panggilan dari Bripka Rahmat Effendy. Namun Zulkarnaen datang bersama dengan pelaku, Brigadir Rangga Tianto.

Baca juga: Nunung Akui Buang Sabu di Toilet, Polisi Bongkar WC

Sebelum terjadi penembakan, Bripka Rahmat sempat terlibat cekcok dengan Brigadir Rangga hingga akhirnya terjadi penembakan sebanyak tujuh kali yang menewaskan korban. Di tempat kejadian perkara ditemukan tujuh selongsong peluru. Tembakan tersebut mengenai bagian dada, leher, paha dan perut sehingga korban meninggal di tempat.

Brigadir Rangga Tianto diketahui merupakan paman dari FZ. Sebelumnya, Brigadir Rangga Tianto meminta Bripka Rahmat Effendy untuk tidak melanjutkan proses hukum FZ dan meminta agar dibina oleh orang tuanya saja. Namun, korban  bersikeras untuk tetap melanjutkan perkara dengan dirinya sendiri sebagai pelapor.

Baca juga: Setelah Nunung, Giliran Jefri Nichol Terciduk Kasus Ganja