pln listrik padam

Beredarnya kabar mengenai sabotase terhadap padamnya listrik di DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat membuat Kepolisian Daerah Jawa Tengah bergerak cepat. Karena gangguan bukan pada pembangkit listrik, melainkan masalah di jaringan listrik dari pembangkit di kawasan Jawa Timur ke Jawa Barat dan Jakarta.

Baca juga: Presiden Marah Kepada Bos PLN Terkait Listrik Padam di Separuh Jawa

“Kemarin itu bukan gangguan di pembangkit listriknya sebenarnya. Kemarin itu gangguannya sejauh ini dari informasi yang ada di sistem transmisi. Jadi kalau menurut PLN itu kan ada kemarin siang terjadi gangguan di transmisi 500 kV di segmen Pemalang-Ungaran. Karena ada gangguan maka sistem transmisi itu tidak dapat dioperasikan,” jelas Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR) Fabby Tumiwa.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyelidiki kasus ledakan di jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di Semarang yang sempat meledak. Hasil kesimpulan sementara yaitu, adanya kerusakan Sutet di Gunungpati Semarang akibat pohon yang terlalu tinggi.

Baca juga: 30% Perekonomian RI Terdampak Listrik Padam

Penelusuran dilakukan oleh Dirreskrimsus Polda Jateng dan Tim, Dir Pam Obvit dan tim, Ditkrimum Polda Jateng, Reskrim Polrestabes Semarang, dan Reskrim Polres Semarang. Didapatkan hasil jika PLN Ungaran menerima laporan kalau Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi Ungaran mengalami gangguan (trip) tidak kuat menahan daya beban. Setelah di cek dan di telusuri penyebabnya ada di tower transmisi 434 – 435. Tower tersebut berada di Desa Malon Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmaja memberi hasil kesimpulan penelusuran. Padamnya listrik di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah karena peristiwa di Desa Malon.

“Kerusakan tersebut diakibatkan oleh adanya pohon yang ketinggian melebihi batas ROW sehingga berakibat Flash yang dapat disertai bunyi ledakan,” jelas Kombes Pol Agus Triatmaja.

Baca juga: Listrik Padam, Rejeki Driver Ojol Ikut ‘Gelap’

“Timbulnya ledakan bukan akibat dari sabotase ataupun terorisme,” tutup Kombes Pol Agus Triatmaja.