perusahaan semen

Perusahaan semen asal China mulai memasuki industri semen di Indonesia. Kabar tersebut membuat industri ini ramai menjadi bahan pemberitaan.

Pasalnya, harga semen dari perusahaan China tersebut lebih murah dan mendapat perhatian serius dari perusahaan-perusahaan semen asal Indonesia. Alhasil, harga jual semen produsen lokal pun ikut menyesuaikan agar tetap laku dan bersaing di pasaran.

Baca Juga: Ini Harga-harga Bahan Bakar di Dunia, Indonesia Paling Murah?

Di Indonesia sendiri tercatat cukup banyak perusahaan yang berbisnis di industri semen. Beberapa di antaranya bahkan bisa dibeli sahamnya, seperti Indocement Tunggal Prakarsa Semen Indonesia, Semen Baturaja, hingga Solusi Bangun Indonesia.

Nah, perusahaan-perusahaan itu memang termasuk ke dalam perusahaan semen skala besar di tanah air. Namun, jika dibandingkan dengan negara lainnya, perusahaan milik Indonesia belum memasuki 10 besar perusahaan global yang paling top.

Merujuk pada data yang dihimpun Global Cement Directory 2018, ada sepuluh perusahaan terbesar di dunia menjalankan bisnis di industri semen, yakni:

Baca Juga: Make Up Artist Jadi Profesi Pilihan Milenial

1. LafargeHolcim, berasal dari Swiss dan memiliki 220 pabrik semen.

2. HiedelbergCement, berasal dari Jerman dan memiliki 141 pabrik semen.

3. Cemex, berasal dari Meksiko dan memiliki 61 pabrik semen.

4. UltraTech Cement, berasal dari India dan memiliki 39 pabrik semen.

5. Votorantim, berasal dari Brazil dan memiliki 59 pabrik semen.

6. InterCement, berasal dari Brazil dan memiliki 42 pabrik semen.

7. CRH, berasal dari Irlandia dan memiliki 42 pabrik semen.

8. Buzzi Unicem, berasal dari Italia dan memiliki 37 pabrik semen.

9. Eurocement, berasal dari Rusia dan memiliki 19 pabrik semen.

10. Dangote Cement, berasal dari Nigeria dan memiliki 12 pabrik semen.