allianz berinvestasi ke halodoc

Allianz X, unit investasi digital Allianz Group mengumumkan investasi ke Halodoc, platform penyedia layanan kesehatan online. Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan layanan kesehatan Halodoc, dan ketersediaannya di Indonesia.

Dengan demikian Halodoc telah melakukan 3 kali putaran pendanaan dari investor institusi dengan jumlah total US$100 juta (sekitar Rp1,4 triliun).

Carsten Middendorf, Investment Director Allianz X mengungkapkan, Halodoc telah meraih sejumlah capaian, seperti sukses mendorong transformasi digital di industri pelayanan kesehatan Indonesia melalui pendekatan holistik terhadap pengalaman pasien dan memiliki partner strategis yang kuat Gojek dan kini Allianz.

Baca Juga: Film Parasite Menjadi Film Korea Terlaris di Indonesia

Halodoc juga telah menerima penghargaan “Asia Pacific’s Most Innovative Healthcare Start up” dari Gallen Growth Awards pada 2018. Dan saat ini melayani rata-rata 7 juta pasien setiap bulannya di Indonesia di mana 80% pasien tinggal di luar kota besar Jakarta dan Surabaya.

“Investasi Allianz menunjukkan komitmen perusahaan terhadap bisnis transformatif di pasar berkembang dan menyediakan asuransi terjangkau bagi komunitas yang belum terlayani.

Allianz ingin bekerja sama dengan Halodoc pada berbagai aspek dan membantu mereka memperkuat operasional dan jaringan di pasar Asia Tenggara,” ujarnya, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Managing Director Allianz Health and Corporate Solutions, Todd Swihart menambahkan, di Allianz, kebutuhan nasabah menjadi prioritas nomor satu.

Melalui kerjasama strategis dengan HaloDoc, akan memperkuat layanan kesehatan digital 24/7 dan memperluas Health Ecosystem, memberikan nasabah layanan yang memudahkan seperti eAZy Claim dan Allianz Hospital Assistant, yang melengkapi rangkaian layanan kesehatan dan jaringan rekanan yang kami miliki.

Baca Juga: Minum Air Dingin Saat Cuaca Panas, Apakah Berbahaya?

“Dengan menyediakan akses layanan kesehatan mudah kepada nasabah dimana saja dan kapan saja, kami dapat memberikan perlindungan ke lebih banyak lagi masyarakat Indonesia,” jelas Swihart.

Sementara, CEO Halodoc, Jonathan Sudharta, mengatakan, sebagai aplikasi kesehatan online yang memiliki misi untuk menyederhanakan akses layanan kesehatan.

Kemitraan strategis ini akan membantu meningkatkan kualitas dan jumlah pilihan layanan kesehatan yang tersedia bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di luar kota-kota besar, khususnya di luar Pulau Jawa di mana belum banyak terdapat infrastruktur.

“Halodoc bertujuan untuk belajar dari rekam jejak Bill & Melinda Gates Foundation dalam memberikan solusi perawatan kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup di seluruh dunia,” ujar Jonathan.