Asianet.id – Tim pabrikan MotoGP, Honda, dikabarkan bakal berpisah dengan sponsor utama mereka, Repsol. Padahal, keduanya sudah bekerja sama sejak 26 tahun lalu, kerja sama terlama terpanjang untuk sebuah tim balap.

Namun mengutip dari speedweek.com, diyakini Repsol dan Honda bakal bercerai pada penghujung MotoGP 2020.

Kabar di atas muncul pada periode musim dingin ini. Bahkan disebut seorang jurnalis sudah mendengarnya langsung dari petinggi Honda Racing Corporation (HRC) di sela-sela lomba MotoGP Jepang 2019.

Jika benar-benar bercerai tentu sangat disayangkan. Karena sampai sekarang sudah ada enam pembalap yang bisa jadi juara dunia MotoGP pada era kolaborasi Repsol Honda.

Keenamnya adalah Mick Doohan, Alex Criville, Valentino Rossi, Nicky Hayden, Casey Stoner dan terbaru Marc Marquez.

Baca juga: Marquez Bersaudara Rilis Motor MotoGP 2020 di Jakarta

Shell Jadi Kandidat Pengganti

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, melakukan selebrasi usai menjuarai MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Minggu (6/10/2019). Pembalap asal Spanyol itu menyudahi balapan 26 lap dengan catatan waktu 39 menit 36,223 detik. (AFP/Lillian Suwanrumpha)

Lantas siapa kandidat pengganti Repsol jika kabar di atas benar? Versi speedweek.com, perusahaan teratas yang punya kans besar berstatus sponsor utama Honda adalah Shell.

Shell sendiri memang punya kedekatan dengan Honda. Karena dua perusahaan ini berkolaborasi untuk membuat ajang balap untuk pebalap muda bertitel Asia Talent Cup.

Disebut bahkan Shell sudah bergabung dengan tim Honda Team Asia yang mengikuti kelas Moto2 pada musim 2020.

Baca juga: Terungkap, Ternyata Inilah Alasan Lorenzo Pensiun dari MotoGP

Red Bull Juga Dipertimbangkan Honda

Bukan hanya Shell, perusahaan minuman berenergi Red Bull juga berniat ekspansi ke Honda. Seperti diketahui, Red Bull memang sangat gencar berpromosi di motorsport.

Hanya saja kolaborasi Red Bull-Honda punya kans lebih kecil terealisasi ketimbang Shell-Honda. Pasalnya saat ini, Red Bull sudah berstatus sponsor utama tim pabrikan lainnya di MotoGP, KTM.

Konon Red Bull mengeluarkan 10 juta euro (sekitar Rp 150 miliar) per musim di KTM. Dari sudut pandang komersial, hampir masuk akal satu perusahaan berstatus sponsor utama dua tim pabrikan.

Kecuali jika Red Bull bersedia melepas statusnya di KTM dan memilih Honda sebagai pabrikan yang mereka dukung mulai musim 2021.