Young athletic woman drinking water in a gym.; Shutterstock ID 481083286; PO: Today Media

Tidak ada yang mengalahkan suhu panas ekstrem lebih baik daripada segelas air dingin. Kegunaan air es tidak hanya membuat tekanan darah Anda terkendali, tetapi juga menjaga organ vital tubuh menjadi dingin dan melindungi dari dampak panas.

Minum air es juga membuat otak manusia rileks dan mengurangi kemungkinan kehilangan kesadaran selama suhu yang sangat tinggi. Kesegaran air dingin di siang yang terik ternyata bisa berpengaruh besar terhadap tubuh Anda. Mengapa demikian?

Dikutip dari Hallo Sehat, simak ulasan mengenai apa yang terjadi pada tubuh ketika minum air es atau dingin saat cuaca panas.

Minum air dingin saat cuaca panas ternyata baik

Banyak orang yang mengatakan kalau minum air es atau air dingin baik saat cuaca panas maupun dingin tidak baik untuk kesehatan Anda.

Akan tetapi, sebuah penelitian pada tahun 2013 berkata lain. Pada saat cuaca panas, sangat penting untuk menyeimbangkan suhu dan cairan di tubuh. Jika tidak, Anda tentu berisiko dehidrasi.

Baca juga: Awas! Kecanduan Gagdet Bikin Sperma Terganggu

Pada penelitian yang melibatkan enam orang dehidrasi, terpapar sinar matahari, dan setelah olahraga menunjukkan bahwa suhu air minum memiliki pengaruh.

Terdapat perbedaan produksi keringat ketika mereka meminum air hangat dan air dingin. Air yang berasal dari keran (16°C) ternyata paling efektif untuk mengembalikan hidrasi para peserta.

Dari penelitian tersebut, kondisi para peserta menunjukkan bahwa mereka tidak berkeringat lebih banyak dan lebih mudah untuk minum dibandingkan ketika harus menenggak air panas.

Meski mungkin masih memerlukan banyak penelitian pendukung, minum air dingin (dengan suhu setidaknya 16°C) saat cuaca panas nyatanya terbukti dapat membantu seseorang mengembalikan cairan tubuhnya.

Risiko terlalu sering minum air dingin

Walaupun dapat mengembalikan cairan tubuh saat dehidrasi, air dingin juga menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan Anda. Apalagi jika Anda meminumnya terlalu banyak.

Baca juga: Kalori Burger Tinggi? Awas Bikin Gagal Diet

Sebaiknya, perhatikanlah suhu air yang Anda minum. Air yang terlalu dingin bisa-bisa menyakiti gusi Anda atau sistem pencernaan. Oleh karena itu, usahakan untuk meminum air dengan suhu yang sama dengan ruangan Anda.

Nah, agar bisa lebih waspada terhadap dampak buruk yang ditimbulkan oleh air dingin, ini dia beberapa risiko yang muncul.

1. Sistem pencernaan memburuk

enzim pencernaan

Seperti yang dilansir dari NDTV Food, air dingin membuat kontraksi pada pembuluh darah Anda. Kontraksi tersebut ternyata berpengaruh besar terhadap proses pencernaan ketika menyerap nutrisi.

Saat mengonsumsi air dingin, fokus tubuh berubah, yaitu menormalkan kembali suhu tubuh Anda. Normalnya, tubuh Anda memiliki suhu 37°C.

Ketika meminum air dengan suhu yang lebih rendah, tubuh membutuhkan energi ekstra untuk mengembalikan suhu tubuh Anda.

Baca juga: Keluar dari Rumah Sakit, Wali Kota Risma Ucapkan Terima Kasih

Oleh karena itu, ketika Anda minum air dingin, proses pencernaan akan tidak maksimal dalam penyerapan vitamin dan nutrisi.

2. Menurunkan detak jantung

detak jantung normal

Selain tidak baik untuk pencernaan Anda, minum air dingin juga bisa menurunkan detak jantung. Setelah Anda meminum air dingin, hal tersebut dapat merangsang saraf kranial kesepuluh, yaitu saraf vagus. Saraf ini berperan penting dalam menurunkan ritme jantung.

Ketika saraf ini terangsang, tentu saja tidak menutup kemungkinan detak jantung Anda akan menurun. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tidak terlalu sering meminum air dingin demi menjaga kesehatan Anda.

Baca juga: Awas! Kecanduan Gagdet Bikin Sperma Terganggu

Minum air dingin saat cuaca panas memang memiliki manfaat dalam mengembalikan cairan tubuh yang hilang akibat produksi keringat. Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa ada bahaya yang mengintai Anda jika terlalu sering meminum air dingin atau air es.