Telah diketahui bahwa penyebab meninggalnya Agung Hercules karena adanya penyakit kanker otak glioblastoma stadium 4. Bagaimana gejala dan penyebab kanker otak glioblastoma ini?

Baca juga: Kabar Duka, Agung Hercules Meninggal Dunia

Melansir dari health.detik.com kanker otak glioblastoma ini merupakan kanker agresif yang kerap menyerang otak atau tulang belakang, yang mana terbentuk dari sel astrocytes yang mendukung sel saraf. Menurut mayocinic.org, Glioblastoma bisa muncul langsung sebagai tumor stadium IV tanpa tanda pergerakan dari stadium awal.

Terdapat dua gejala yang menyerang pasien pengidap Glioblastoma, yakni gejala umum dan khusus. Health Detik mengutip dari Raredisease.org bahwa gejala umum dapat berupa sakit kepala, kejang, kehilangan memori, mual dan muntah yang biasa terjadi pada jenis tumor orak lain. Hal ini juga disebabkan oleh tumor yang terus bertumbuh dengan cepat dan otak membengkak.

Baca juga: Sayuran Paling Sehat Wajib Anda Konsumsi

Gejala Fokus, letaknya tergantung dari lokasi dan ukuran tumor: Misalnya, jika tumor berada di bagian otak yang berfungsi memperoses bahasa, pasien dapat mengalami kesulitan berbicara atau memahami kalimat. Bentuk gejala fokus yang lain adalah lemahnya fungsi otot, kehilangan kemampuan sensorik, dan berubahnya kemampuan visual.

Sampai saat ini penyebab glioblastoma belum diketahui. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sekitar 5 persen glioblastoma disebabkan karena turun temurun, sedangkan 95 persen sisanya tidak bisa dipastikan penyebabnya secara spesifik.

Baca juga: Tips Mata Sehat Meski Sepanjang Hari di Depan Layar

Sel glioblastoma punya ketidaknormalan genetik lebih besar dibandingkan sel-sel dari jenis kanker otak astrositoma yang lain. Pasalnya glioblastoma ini sulit disembuhkan, namun penanganan yang tepat bisa memperlambat pertumbuhan kanker dan mengurangi gejalanya.