Ma'ruf Amin menggunakan celana saat bersanta di rumah (Foto: Instagram @khmarufamin_)
Ma'ruf Amin menggunakan celana saat bersanta di rumah (Foto: Instagram @khmarufamin_)

Wakil presiden terpilih, Maruf Amin memang terlihat memiliki kebiasaan mengenakan sarung dalam berpakaian sehari-hari. Namun, sepertinya beliau siap jika memang harus melepaskan sarung dan mengganti dengan celana.

Baca juga: Indonesia-Arab Saudi Sepakat Berkolaborasi Digital

Hal ini sepertinya menjadi bahan perbincangan karena kebiasaan yang cukup menarik perhatian. Pun juga sepertinya kebiasaan beliau ini menjadi pertanyaan yang menggelitik bagi para wartawan saat Maruf berkunjung ke Kantor Wapres Jusuf Kalla (4/7/2019).

Ma'ruf Amin saat berkunjung ke Kantor Wapres Jusuf Kalla (Foto: Antara/ Akbar Nugroho Gumay)
Ma’ruf Amin saat berkunjung ke Kantor Wapres Jusuf Kalla (Foto: Antara/ Akbar Nugroho Gumay)

Seperti biasanya Maruf Amin datang memenuhi undangan Jusuf Kalla dengan mengenakan sarung yang dipadu jas, peci hitam, serta serban putih yang dikalungkan di leher. Gaya busana ini merupakan ciri khas Ma’ruf sejak sebelum mendaftar sebagai cawapres untuk mendampingi Presiden Joko Widodo.

Baca juga: Menteri Susi Tantang Bos Facebook, Ada Apa Ya?

Sampai saat ini sepertinya belum pernah ada wakil presiden yang memiliki gaya berpakaian seperti Ma’ruf. Namun begitu, jika beliau diminta untuk mengenakan celana, Ma’ruf Amin menyatakan kesiapannya.

“Karena saya sudah (sejak dulu) pakai sarung ya nyaman. Jika harus pakai celana juga bisa. Siap. Jadi pakai apa saja siap,” tutur Ma’ruf ketika berkunjung ke Kantor Wapres dikutip dari Kompas.com.

Ma’ruf Amin selama ini memang sangat identik dengan penampilan sarung dan peci yang menempel di kepala. Sarung itu dikenakan dengan tambahan ikat pinggang untuk mengeratkan ikatannya. Jika sedang tidak menggunakan jas, Ma’ruf biasanya memakai baju koko atau kemeja.

Baca juga: Presiden Jokowi Tegur Dua Pembantunya

Mengomentari hal ini, Kepala Biro Protokol Sekretariat Wakil Presiden Sapto Harjono menyatakan, tak ada masalah dengan gaya berpakaian Ma’ruf.

Mengacu pada Perpres No. 17 Tahun 2019 tentang Tata Pakaian pada Acara Kenegaraan dan Resmi, menurut dia, penggunaan sarung diperbolehkan.

Berdasarkan perpres itu, pakaian pada acara kenegaraan terdiri atas pakaian sipil lengkap (PSL), pakaian dinas, pakaian kebesaran, dan pakaian nasional.