mahasiswa papua
Bentrokan Mahasiswa Papua dengan Warga di Malang

Sejumlah mahasiswa Papua di Kota Malang terlibat bentrokan dengan warga sekitar di simpang empat Jalan Semeru dan Jalan Kahuripan, Kota Malang.

Bentrokan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat sejumlah orang dari mahasiswa Papua melintasi lokasi dengan maksud mengadakan aksi demonstrasi.

Baca Juga: Bistar: Demand Baru Aplikasi Berbagi Tumpangan

Seorang saksi mata, Susanto mengatakan bahwa bentrokan karena massa aksi yang meneriaki orasi untuk merdeka dari Indonesia.

“Mereka teriak-teriak ada yang menuntut merdeka.

Warga sekitar yang tidak setuju dengan aksinya coba diingatkan tapi terjadi bentrokan tersebut,” ujarnya pria yang berprofesi sebagai penjual bensin eceran ini.

Mahasiswa Papua Terlibat Bentrokan

Sementar pantauan di lokasi saling lempar batu sempat terjadi antara oknum mahasiswa Papua dengan sejumlah warga Malang.

Mereka dipukul mundur ke Jalan Basuki Rachmad dan Jalan Semeru sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: First Media Akan Hadirkan Hooq hingga Netflix, Kapan?

Saat kejadian berlangsung, akses jalan di Kota Malang sempat ditutup oleh pihak keamanan, kendaraan yang mau melintasi segera dialihkan.

Kapolres Malang, AKBP Asfuri, menyatakan aksi dipicu oleh ketidaknyamanan warga sekitar oleh sekelompok mahasiswa Papua yang memisahkan diri dari NKRI.

“Melakukan aksi terkait perjanjian Amerika dengan Indonesia, rencananya turun ke Balaikota tapi di perjalanan bertemu masyarakat yang tidak setuju dengan aksi mereka,” beber Asfuri.

Baca Juga: Film Dokumenter Seputar Anime Bakal Tayang di Netflix

Pihaknya mengaku sudah mengantisipasi pengamanan dengan menerjunkan personel di titik-titik keberangkatan massa hingga menuju ke lokasi yang rencananya digunakan aksi di Balaikota Malang.

“Kami sudah mengamankan di titik – titik yang rencana akan kumpul di stadion dan alun – alun tapi ternyata langsung kumpul di Rajabali dan terjadi benturan,” tukasnya.

Hingga pukul 10.30 WIB, aparat kepolisian dan TNI sudah mulai berhasil mengendalikan situasi. Meski hingga pukul 11.20 WIB aparat keamanan masih terus berjaga di lokasi kejadian