Foto: Instagram/diskopantera
Foto: Instagram/diskopantera

Lagu-lagu 80an dan 90an mungkin masih lekat menempel di kepala. Apalagi era digital saat ini membuat siapa saja di segala usia bisa mencari dan menikmati lagu tanpa batas. Belum lagi lagu-lagu lawas yang menempel masih bisa membuat orang menyanyi.

Sebut saja acara sekelas We The Fest, Synchronize, Soundrenaline dan sejenisnya. Akan ada line up musisi-musisi lama yang ditunggu. Pun biasanya meskipun tidak masuk dalam line up akan ada pojok disko yang memutarkan lagu-lagu lawas sambil menampilkan lirik hasil sorotan proyektor.

Baca juga: Andra and The Backbone Siap Rilis Single Baru

Satu nama yang sudah dikenal melanglang buana menghadirkan disko 80-90an adalah Diskopantera. Sosok yang berdiri di belakang disk jokey-nya dan memutarkan lagi lagu era Hanson dengan Mmmbop, Culture Club dengan Karma Chameleon, Fariz RM dengan Sakura ataupun lagu-lagu boyband New Kids on The Block.

Kemampuannya dalam menyusun bahan, membuat adonan dan menyajikan musik nostalgia sangatlah mengagumkan. Kemampuan ini ia akui karena mendengarkan hampir semua genre dari semua artis.

“Nggak ada spesifik suka artis ini, artis itu. Dari kecil sudah dicekokin berbagai macam genre sama orangtua.” Ujar pria bernama Rahmat Dwi Putrantro melansir Beritagar.id

Baca juga: Nidji Bangkit dengan Vokalis Baru, Siapa Penerus Giring?

Diskopantera: Sekarang Hype Lagu Lawas Karena Semua Orang Pengen Nyanyi

Foto: Instagram/diskopantera
Foto: Instagram/diskopantera

Rahmat Dwi Putranto paham betul bahwa semua orang punya hasrat ingin bernyanyi. Bersama Diskopantera, ia melihat bahwa kecintaannya terhadap lagu-lagu yang hype pada jamannya bisa kembali dibawakan lagi tanpa perasaan bosan pendengarnya.

“Sekarang lagi eranya karaoke. Semua orang pengen sing a long.” Ujarnya.

Lagu yang ia bawakan tidak terputus pada lagu jadul yang asing di dengar. Rata-rata lagu-lagu yang ia bawakan adalah hits yang akan membawa alam bawah sadar pendengarnya akan ikut bernyanyi secara spontan.

Proyek yang awal mulanya dilakukan atas permintaan temannya untuk mengisi acara reuni kini menjadi panggung. Semakin banyak acara-acara musik yang mengundang Diskopantera untuk memberi sesi nostalgia dan bernyanyi bersama.

Baca juga: Semakin Beragam, Ini Line Up Bistar Jazz Traffic Festival 2019

Tahun ini Diskopantera akan mampir melipir di Bistar Jazz Traffic Festival dan memberikan sentuhan nostalgik di hari kedua. Bersamaan dengan line up Dewa 19, panggung Jazz Traffic yang disponsori aplikasi Bistar ini akan membuat kita bernyanyi sambil mengenang masa muda.