net tv phk

Hari Senin (8/8/2019) perusahaan TV swasta NET TV mendadak menjadi trending topicDikabarkan jika NET TV yang berada di bawah naungan PT Net Mediatama Televisi bakal melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal kepada karyawannya.

Baca juga: Warganet Heboh! PHK Massal Net TV Jadi Trending Topik di Twitter

Informasi tersebut beredar luas di dunia maya, utamanya Twitter. Banyak Netizen yang menyesalkan kabar tersebut. Tak lama, mantan CEO NET TV yang kini menjabat sebagai komisaris utama PT Net Mediatama Televisi, Wishnutama memberikan klarifikasi.

“Mohon maaf saya baru reply. Saya juga kaget tadi saat dengar berita tersebut,” kata Wishnutama ketika dikonfirmasi Kompas.com, Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Mantan CEO Memberi Konfirmasi

Wishnutaman telah meminta keterangan kepada direksi perihal informasi rencana PHK massal yang telah diketahui publik tersebut. Dari pertemuan yang sudah dilakukan, dapat dikonfirmasi jika kabar tersebut tidak benar.

“Baru saja tadi ketemu dengan direksi untuk minta penjelasan perihal berita ini. Menurut informasi yang disampaikan kepada saya oleh BOD, tidak ada PHK seperti yang diberitakan,” ujar Wishnutama yang juga adalah salah satu pendiri NET TV ini.

Baca juga: Uki Pamit dari Noah

Meskipun telah memberikan klarifikasi, Wishnutama tidak menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di internal NET TV. Ia juga meminta menghubungi COO PT NET Mediatama Indonesia Azuan Syahril untuk meminta penjelasan secara langsung.

Direksi NET TV Memberi Jawaban

Azuan Syahril menyampaikan, menghadapi situasi industri terkini, pihak NET melakukan sejumlah strategi terkait sumber daya manusia. Saat ini pihaknya memberikan penawaran tak mengikat kepada karyawan yang bersedia mengundurkan diri.

“Kami enggak ada PHK massal, kami enggak ada. Yang ada kami itu sebenarnya begini, ini kan kami juga di era sekarang ini dengan kompetisi yang semakin berat. Jadi kami melakukan restrategi terhadap perusahaan. Jadi kami membuat strategi-strategi baru begitu lho. Nah terkait juga soal strategi human resource kami,” ujar Azuan Syahril saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Menurut dia, langkah ini dilakukan setelah menjalin kesepakatan dua arah antara pihak manajemen dan karyawan. Ia bahkan menampik tuduhan yang menyebut NET TV melakukan pemutusan hak kerja secara paksa. Azuan Syahril menyebut, karyawan NET TV menyambut kebijakan ini dengan sangat baik.

“Sekarang ini yang mengundurkan diri sudah 20-an ada, di bulan ini. Begitu kami beri penawaran mereka langsung respons,” ujarnya.

Baca juga: Wow, 2 Ribu Startup Indonesia Dibidik Alibaba Cloud

Azuan Syahril berharap semua pihak tak langsung percaya informasi-informasi yang beredar tanpa konfirmasi langsung dari NET TV. Ia memastikan, saat ini NET TV tidak dalam kondisi bangkrut.