investasi

Selama Januari-Juni 2019, sasaran lokasi investasi masih didominasi Pulau Jawa. Realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 218,1 triliun atau memegang porsi 55,1%. Sedangkan di luar Pulau Jawa sebesar Rp 177,5 trilliun atau memegang porsi 44,9%.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan pemerintah mendorong investasi agar lebih merata ke luar Pulau Jawa.

Baca juga: Milenial, Pilih Menabung atau Investasi?

Melalui pariwisata di daerah-daerah luar Pulau Jawa juga diharapkan mampu menarik devisa dari luar negeri melalui sektor jasa. Target pemerintah adalah membuat 10 Bali baru.  Dari 10 Bali baru yang dikembangkan pemerintah, ada empat yang jadi super prioritas, dan tiga di antaranya di Luar Jawa.

Baca juga: 4 Unicorn Indonesia Ternyata Milik Singapura?

Thomas Lembong mencontohkan Labuan Bajo. Di mana atas gagasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan PM Singapura Lee Hsien Loong, membentuk Indonesia-Singapore Business Council (ISBC). ISBC dipimpin Kepala Economic Development for Singapore dan Kepala BKPM.

“Satu contoh dari ekspor jasa adalah pariwisata. Setiap kali ada wisatawan internasional atau wisman datang ke Indonesia mengeluarkan atau konsumsi dengan rupiah, itu adalah devisa hasil ekspor jasa,” tambah Thomas Lembong.

Baca juga: Beli Rumah Untuk Investasi Berharga Tinggi? Simak Dulu Kriteria Ini