harta bos garuda

Garuda sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia memberikan gaji dan tunjangan yang tak sedikit untuk para pegawainya, termasuk direktur utama (dirut) yang kini dipegang I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) tahun 2017, harta Dirut Garuda Indonesia saat ini tercatat mencapai Rp29 miliaran.

Belakangan ini, nama Garuda Indonesia tengah menjadi topik hangat pembicaraan di media Tanah Air terkait ucapan terima kasih yang ada di salah satu badan pesawat yang mengangkut jamaah haji embarkasi Solo untuk beribadah ke Tanah Suci.

Baca Juga: Breaking News! Gubernur Kepri Kena OTT KPK

Namun, kali ini kita tidak akan membahas hal tersebut. Namun, kita akan menengok segi harta kekayaan Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang lebih dikenal Ari Askhara yang juga menjadi sorotan. Berikut rinciannya:

Daftar Harta Bos Garuda 

harta bos garuda

Tanah dan bangunan mencapai Rp18,4 miliaran

Salah satu aset paling banyak yang dimiliki oleh pria kelahiran 13 Oktober 1971 di Jakarta ini adalah tanah serta bangungan, berikut daftarnya:

1. Tanah dan bangunan seluas 135 m2/7214 m2 di Bogor seharga Rp500.000.000

2. Tanah dan bangunan seluas 123 m2/45 m2 di Bogor seharga Rp400.000.000

3. Tanah seluas 2.000 m2 di Bogor seharga Rp9.000.000.000

4. Tanah seluas 4.050 m2 di Buleleng seharga Rp810.000.000

5. Tanah seluas 3.450 m2 di Buleleng seharga Rp690.000.000

Baca Juga: Miliki Harta Rp470 Miliar, Aset Wiranto Bejibun!

6. Tanah seluas 200 m2 di Kota Denpasar yang didapat dari hibah tanpa akta seharga Rp2.400.000.000

7. Tanah seluas 200 m2 di Gianyar yang didapat dari hibah tanpa akta seharga Rp2.750.000.000

8. Tanah dan bangunan seluas 337 m2/208 m2 di Kota Jakarta Timur dari hibah tanpa akta Rp1.895.625.000.

Bisa dilihat, dari delapan aset milik I Gusti Ngurah Akshara Danadiputra yang nilainya paling tinggi adalah tanah seluas Rp9 miliar di daerah Bogor, Jawa Barat dan total keselurahannya mencapai Rp18.445.625.000.

Kendaraan senilai Rp1,6 miliaran

Enggak mungkin rasanya kalau sekelas direktur utama enggak punya mobil. Dirut yang menjabat sejak September 2018 ini juga memiliki tiga buah mobil mewah, yakni Mitsubishi Pajero Sport tahun 2012 seharga Rp425.000.000. Mobil tersebut ia beli menggunakan hasil sendiri.

Selain itu, ada Mazda 6 bertipe sedan yang dibelinya tahun 2017 lalu. Nilainya kini dilaporkan setara Rp480.000.000 juta dan dibelinya melalui hasil usaha sendiri. Ada pula Lexus Minibus tahun 2016 yang dibelinya seharga Rp700.000.000.

Baca Juga: Patut Ditiru, Kebiasaan Finansial Masyarakat Tionghoa

Bukan hanya tanah, bangunan, dan kendaraan, Ari Ashkara juga memiliki kekayaan di harta bergerak, kas dan yang lainnya mencapai Rp9,3 miliaran.

Untuk harga bergerak seperti furnitur rumah, barang elektronik dan perabotan lain, angkanya menyentuh Rp112 juta. Lalu, untuk uang kas atau setara kas jumlahnya sekitar Rp7,1 miliar. Yang terakhir ada harta lain-lain yang nilainya Rp2.130.000.000. Dan bila dijumlahkan angkanya adalah Rp9.342.000.000.

Jika semua aset tersebut digabungkan maka totalnya adalah Rp29.392.625.000. Hampir menyentuh angka Rp30 miliaran.

Baca juga: Apa Itu Coliving Space?