indonesia startup

Saat ini ekosistem startup terus mengalami pertumbuhan positif serta berdampak signifikan pada pertumbungan ekonomi di banyak negara. Setiap kota di dunia berlomba menjadikan dirinya untuk menjadi rumah yang nyaman bagi pertumbuhan startup.

Baca juga: Indonesia Jadi Negara Pencetak Startup Terbanyak, Ini Daftarnya

Begitu pula dengan Indonesia yang kini memiliki empat unicorn. Unicorn merupakan istilah perusahaan start up yang memiliki nilai melebihi USD 1 miliar. Jumlah unicorn di Indonesia pun terbanyak di antara negara Asia Tenggara lainnya.

Visi Indonesia terhadap startup

Pemerintah Indonesia berkomitmen terhadap pengembangan industri digital tersebut dalam sebuah visi “Indonesia, The Digital Energy of Asia”. Melalui visi “Membangun Ekosistem dan Memberdayakan Pelaku Ekonomi Kreatif”, BEKRAF pun berupaya membangun Ekosistem. Dengan cara mengenali para Stakeholder (atau komponen) dan memfasilitasi agar terjadi kolaborasi.

Tahun 2019, BEKRAF bersama Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI) berinisiatif untuk membawa kota-kota di Indonesia masuk ke jaringan ekosistem startup global. Melalui Laporan “Accelerating Indonesia To Global Startup System” dan juga rencana kajian Indeks Kota Startup Indonesia (Startup City).

Perlu dukungan semua pihak

Dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif, termasuk untuk subsektor aplikasi dan pengembang permainan, pemerintah selalu melibatkan aktor lain dari akademisi, pelaku bisnis, dan komunitas terkait.

Baca juga: Bistar: Demand Baru Aplikasi Berbagi Tumpangan

“MIKTI mendukung perkembangan ekosistem startup global melalui program pengembangan komunitas, pengembangan talenta, penyiapan founder startup, inkubasi, dan pengembangan aspek pendukung lainnya,” ungkap Ketua Umum MIKTI, Joddy Hernady.

Salah satu indikasi pertumbuhan positif tersebut karena Jakarta merupakan rumah bagi 4 perusahaan dengan nilai valuasi lebih dari US$ 1 Miliar (unicorn), yakni: Tokopedia, Go-Jek, Traveloka, dan Bukalapak.

Startup Genome memposisikan Jakarta sebagai ekosistem startup dalam fase “Late-Globalization”. Ini berarti Jakarta sebagai sebuah ekosistem startup digital memiliki posisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan ekosistem lainnya yang berada pada fase “Early-Globalization” dan fase “Activation”. Startup Genome menilai Indonesia memiliki tingkat adopsi teknologi internet dan mobile yang sangat tinggi. Terlihat dari 75% dari transaksi belanja online dilakukan dengan menggunakan perangkat mobile.

Baca juga: Bistar Targetkan 20 Ribu Orang Bergabung di Tahun 2019

Startup berpotensi menjadi game changer

Selain keempat unicorn yang sering disinggung, ada satu lagi startup transportasi online yang berpotensi menjadi game changer. Bistar, sebuah marketplace transportasi online yang memungkinkan driver untuk memberi penawaran harga dan pengguna memilih driver. Ingin tahu Bistar lebih lanjut, cari tahu melalui akun instagramnya.

Bistar bersama Suara Surabaya dengan bangga menghadirkan Jazz Traffic Festival 2019 sponsored by Bistar. Jazz Traffic Festival 2019 sponsored by Bistar diadakan pada tanggal 14-15 September 2019 di Atlantis Land. Jangan ketinggalan acaranya dan kenalan dengan Bistar.