piala dunia

Indonesia berambisi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034. Wacana tersebut pertama kali berhembus di Nusa Dua, Bali, 23 September 2017.

Dalam pertemuan Dewan AFF, Indonesia bersama Thailand berencana maju menjadi tuan rumah bersama. Hal tersebut direstui oleh Presiden Joko Widodo.

Tinggal bagaimana seluruh stakeholder persepak bolaan nasional menyiapkan segala macam instrumen untuk bisa mengikuti proses bidding yang pendaftarannya akan ditutup pada tahun 2026.

2 tahun kemudian, wacana tersebut kembali berhembus kencang. Namun, Indonesia tak lagi menggandeng Thailand karena negara tetangga tersebut nyatanya belum siap. Sebagai gantinya, Indonesia mengajak Australia untuk bekerja sama menjadi tuan rumah Piala Dunia 2013. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Sekjem PSSI, Ratu Tisha Destria.

Namun ada hal berat yang akan menuggu Indonesia nantinya. Karena saat mengikuti proses bidding, FIFA menuntut banyak syarat. FIFA menekankan empat dasar utama dalam proses bidding. Keempat poin itu adalah transparansi, berkomitmen pada HAM dan keberlanjutan, partisipasi, dan objektivitas.

Artinya, FIFA akan menggelar proses secara terbuka untuk publik, menjunjung tinggi nilai-nilai dasar kemanusiaan, ditetapkan secara musyawarah, dan tidak menimbulkan kerancuan atau bias dalam prosesnya.