libra facebook

India, negara dengan ekonomi terbesar ketiga di Asia mempertimbangkan untuk tidak mengizinkan Libra digunakan di negaranya. Memang sejak kemunculannya, Libra menuai banyak pro kontra. Tekanan semakin besar ketika India mengumumkan informasi tersebut.

Baca juga: Ini Penyebab Facebook, Instagram, Whatsapp Down?

Larangan ini berdasarkan aturan yang telah digodok India pada April 2018. Dimana semua entitas yang diatur oleh Reserve Bank of India dilarang melakukan transaksi cryptocurrency. Namun, individu yang memperdagangkan mata uang virtual tetap dianggap legal.

Bulan lalu, pemerintah India membuat draft hukum yang mengusulkan hukuman penjara bagi masyarakat yang menggunakan mata uang virtual. Dengan adanya usulan tersebut, membuat langkah Facebook meluncurkan Libra semakin berat.

Baca juga: Gandeng Grab, Bintaro Jaya Luncurkan GrabWheels

Seperti diberitakan pada Juni lalu, Facebook mengumumkan Libra. engan mata uang ini, pengguna Facebook yang jumlahnya miliaran itu bisa melakukan transaksi finansial di seluruh dunia.

Pengguna Libra bisa mengirim uang ke pengguna lainnya, dan bisa dipakai untu membayar produk atau layanan yang mendukung penggunaan mata uang digital ini. Libra berbasis jejaring blockchain dan tak didesain sebagai aset spekulatif seperti Bitcoin yang nilainya sangat fluktuatif.

Baca juga: Lagi dan Lagi, Grab Kembali Terima Suntikan Modal Baru