exabytes indonesia

Exabytes Indonesia menggelar Exabytes eCommerce Conference (EEC) 2019 yang mempertemukan para profesional, brand e-commerce, dan pelaku UMKM.

Untuk berbagi pengetahuan mengenai tren pertumbuhan serta masa depan industri e-commerce di Indonesia.

Pada tahun ini EEC mengusung tema Grow Global Grow Fast.

Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan, mengatakan EEC 2019 mengajak pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mempercepat pertumbuhan bisnis secara global.

Dan memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk berkolaborasi demi terciptanya ekosistem e-commerce yang terus tumbuh.

“Minimnya kesiapan UMKM dalam menggunakan teknologi pemasaran digital mendorong kami untuk melaksanakan konferensi ini,” katanya di Jakarta, Rabu (15/8/2019).

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Pencetak Startup Terbanyak, Ini Daftarnya

Indra menjelaskan pihaknya ingin turut berkontribusi dalam meratakan akses pasar digital dan membangun ekonomi digital di Indonesia.

Ia berharap EEC 2019 dapat menjadi tempat belajar dan berbagi pengalaman dalam menghadapi persiapan ekosistem UMKM Industri 4.0.

Data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), sejak tahun 2017 hingga 2018 baru ada 17,1% atau 9,6 juta dari total 56 juta UMKM di Indonesia yang sudah go-online.

Baca juga: Lima Fitur Baru #GrabExpress Untuk UMKM

Kemenkominfo pun gencar menggaet perusahaan e-commerce dan financial technology (fintech) agar 56 juta UMKM tersebut bisa go-online.

“Bergabung dengan e-commerce saja belum cukup meningkatkan penjualan, tetapi UMKM perlu memahami tren penjualan melalui data-data yang dianalisis oleh marketplace,” ujarnya.

Baca juga: Make Up Artist Jadi Profesi Pilihan Milenial

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini Exabytes Indonesia telah melayani 120.000 perusahaan dan UMKM aktif yang didukung dengan sumber daya para profesional.