cara sehat menyimpang daging
Simpanlah daging dengan cara yang tepat didalam lemari es

Setelah Hari Raya Idul Adha, tak lengkap rasanya jika tidak membuat makanan olahan daging sapi atau kambing.

Hanya saja, kebanyakan orang biasanya tidak langsung memasak semua daging ini sekaligus alias menyimpannya terlebih dahulu.

Ketika daging sapi dan kambing kurban tidak habis dimasak dalam satu hari, maka penyimpanan di lemari es bisa jadi salah satu cara aman untuk ‘mengawetkan’ daging.

Jangan berpikir, hanya dengan meletakkannya di lemari es maka daging pun sudah aman. Perlu Anda tahu, daging bisa menjadi tidak sehat jika salah menyimpannya.

Ketika Anda salah menyimpan daging kurban Idul Adha, daging berpotensi Bahkan menimbulkan penyakit bagi si penyantap.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit bahkan telah memperkirakan setiap tahunnya sekitar 48 juta orang jatuh sakit karena keracunan makanan.

Mengutip Healthline, ada dua jenis bakteri yang akan tumbuh pada makanan, yaitu bakteri patogen dan bakteri pembusuk.

Bakteri patogen yang berbahaya ini akan menyebabkan penyakit bawaan pada makanan.

Tumbuh dengan cepat dalam makanan tanpa pendingin dan biasanya sulit terdeteksi pada bagaimana makanan terlihat, terasa, dan berbau.

Namun agar daging kambing kurban di Idul Adha atau daging-daging lainnya tetap sehat dikonsumsi, berikut cara sehat menyimpan daging kurban Idul Adha.

Cara Sehat Menyimpan Daging Kurban di Lemari Es

1. Bekukan
Membekukan makanan hingga 0 ° F (-18 ° C) akan menonaktifkan mikroba seperti bakteri, ragi, dan jamur serta memperlambat aktivitas enzim. Semua hal yang dapat menyebabkan makanan menjadi buruk.

Sehingga, apapun jenis dagingnya, harus disimpan dalam lemari es. Ini aman karena dapat membekukan daging tanpa batas.

2. Bungkus dengan tepat
USDA menyarankan, tak hanya menyimpannya dalam kemasan asli, perlu juga adanya tambahan lapisan lain bungkus plastik atau alumunium foil sebelum memasukkan daging ke lemari es.

Penambahan lapisan ekstra diketahui berfungsi untuk membantu menjaga kelembapan dan menjaga makanan tetap segar. Membekukan daging saat dalam kondisi segar juga dapat membantu menjaga rasa dan nutrisinya.

Baca juga: Jangan Gunakan Kresek Hitam Untuk Wadah Daging Qurban, Ini Alasannya

3. Pisahkan dengan daging lainnya
Jangan menyimpan daging dan ikan dalam wadah yang sama. Pada beberapa kondisi, ini membuat kedua daging tidak lagi enak. Aroma kuat daging kambing dan juga aroma amis makanan laut akan saling bercampur satu sama lain.

4. Cairkan ‘defrost’ dengan cara yang tepat
Daging sapi atau kambing dan ikan mentah akan bertahan lebih lama di dalam freezer daripada di chiler. Penting untuk mengetahui cara mencairkannya begitu dikeluarkan dari dalam lemari es.

Pencairan daging kambing dan ikan mentah yang beku bisa dilakukan dengan mencairkannya dalam lemari es atau dengan kantong plastik anti bocor yang terendam dalam air dingin.

Mencairkan daging kambing kurban beku langsung di suhu kamar akan membuat bakteri tumbuh terlalu cepat. Hanya saja, jika mencairkan langsung dalam lemari es, pastikan hasil tetesannya tidak mengenai makanan lain di chiler.

Menyimpan daging kurban seperti daging kambing dan sapi saat Idul Adha harus dilakukan dengan tepat sehingga daging tetap aman dan sehat saat dikonsumsi.