bupati kudus kpk

Kabar mengejutkan sekaligus membanggakan datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya lembaga antirasuah tersebut berhasil melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Kudus Muhammad Tamzil serta delapan orang lain.

Baca juga: Momen Jokowi dan Putera Mahkota UEA Berkeliling Istana Bogor

Muhammad Tamzil sudah akrab dengan KPK. Karena dia baru saja bebas dari penjara terkait kasus korupsi yang menjeratnya. Tiga tahun dan 7 bulan lalu, Muhammad Tamzil juga terkena OTT KPK. Tak pelak, kondisi itu seperti pepatah keledai jatuh ke lubang yang sama.

Saat terjerat kasus korupsi yang pertama, Tamzil menjabat sebagai Bupati Kudus periode 2003-2008. Tamzil diduga melakukan korupsi dana bantuan saran dan prasarana pendidikan Kabupaten Kudus untuk tahun anggaran 2004.

Baca juga: Breaking News! Gubernur Kepri Kena OTT KPK

Tamzil divonis bersalah dengan hukum 1 tahun 10 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan. Tamzil menghuni penjara hingga akhirnya mendapatkan pembebasan bersyarat dari Lapas Kedungpane, Semarang, pada Desember 2015.

Setelah bebas dari hotel prodeo, dirinya kembali berlaga di Pilkada 2018 dan berhasil kembali menjadi Bupati Kudus. Tamzil ditetapkan KPU sebagai bupati pada Juli 2018 bersama pasangannya sebagai wakil bupati, yaitu Hartopo. Keduanya resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kudus pada September 2018.

Baca juga: 1800 Orang Kehilangan Miliaran Rupiah Karena Investasi Bodong

Belum genap setahun menjabat kembali sebagai Bupati Kudus, dirinya diamankan KPK terkait kasus korupsi. Tamzil ditangkap beserta staf, dan ajudan bupati, serta calon kepala dinas setempat.