kabinet kerja

Sejak hari Selasa (16/7/19) publik digegerkan dengan beredarnya daftar nama menteri Kabinet Kerja Jilid II melalui media sosial dan grup-grup WhatsApp. Namun Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat memastikan bahwa informasi dalam berkas berformat PDF tersebut hoax dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Dalam berkas tersebut berisi nama-nama daftar menteri Kabinet Kerja Jilid II yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo. Beberapa menteri yang menunjukkan prestasi masih tetap dipertahankan, tidak sedikit juga nama baru yang muncul.

Baca juga: Presiden Jokowi Tegur Dua Pembantunya

Dalam berkas tersebut terdapat sejumlah nama menteri lama yang dipertahankan, di antaranya yakni Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono.

Lalu ada pula nama lama dengan jabatan baru, yakni Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjadi Mensesneg, Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi Menteri Perencanaan Pembangunan Negara dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang dipasang sebagai Menko Perekonomian.

Baca juga: Adem! Jokowi dan Prabowo Akhirnya Bertemu

Tak kalah mengejutkan, ada sejumlah nama baru muncul dalam daftar tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prananda Prabowo, Menteri Pariwisata Dedi Mulyadi, Menteri Perindustrian Soetrisno Bachir, Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak Grace Natalie.

Kepastian palsunya bekas tersebut juga ditegaskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Kominfo telah mengeluarkan pernyataan resmi bahwa bahwa struktur rancangan susunan kabinet kerja jilid II Jokowi-Ma’ruf periode 2019-2024 adalah hoax.

Baca juga: Maruf Amin Siap Melepaskan Sarung Jika Diminta