blibli.com

Blibli.com mengklaim dirinya akan terus mendorong perkembangan industri ritel dengan cara meningkatkan pengalaman berbelanja melalui berbagai fitur dan inovasi teknologi.

Semenjak dirilis pada 2011, inovasi dan pegembangan produk pun dilakukan perusahaan e-commerce ini, mulai dari penambagan gudang penyimpanan di kota besar.

Sistem pembayaran yang aman, menjaga kualitas layanan pelanggan selama 24 jam hingga peleburan bisnis online dan offline.

CEO Blibli.com, Kusomo Martanto mengatakan “Inovasi dan program yang ditawarkan blibli.com menunjukkan peran sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Kami juga akan menghadirkan berbagai inisiatif yang membuat pengalaman belanja online semakin menyenangkan, nyaman dan efisien dan terus mengembangan bisnis dengan para mitra”.

Tahun ini, bisnis Blibli.com secara year-on-year (yoy) mencatatkan peningkatan kinerja pada performa ke 16 kategori.

Di Bliblimart saja, kategori kebutuhan sehari-hari merchant partnernya tumbuh hingga 250% dan pemesanannya meroket hingga 400% pada quartal pertama 2019.

Baca Juga: Mengoptimalkan Potensi E-Commerce di Indonesia

#KategoriKhusus produk UMKM lokal Galeri Indonesia, pun mengalami peningkatan merchant partner hingga 250% dan penambahan produk sampai 380% per Juni 2019.

Selain Galeri Indonesia, kategori fesyen Blibli.com juga mengembangkan bisnis lokal. Sekitar 50% brand fesyen di kategori tersebut merupakan karya desainer Indonesia.

“Kami memulai bisnis ini dengan cara sederhana, kini kami berkembang menjadi mal online terkemuka di Indonesia.

Turut mendorong perekonomian dan mengembangkan ekosistem digital adalah upaya yang ingin terus kami lakukan,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin 29/7/2019.

Di tahun ini saja, Blibli.com tengah bekerja sama dengan berbagai mitra dan layanan pembayaran. Para pelanggan bisa melakukan transaksi melalui beberapa pilihan bank.

Mitra pembayaran online maupun offline, serta layanan pembayaran elektronik dan cicilan non-kartu kredit.

Kusomo berkata, “Cara pembayaran menjadi elemen yang penting semenjak Blibli.com menerapkan strategi omni-chanel yang mengintegrasikan online-to-offline (O2O)”.

Blibli.com menjalankan bisnis dengan O2O

online to offline
Blibli.com menjalankan layanan online to offline untuk pemasaran dan penjualan

Perlu diketahui bahwa semenjak 2018, Blibli.com telah menghadirkan banyak fitur O2O seperti Blibli InStore, Click & Collect, Tukar Tambah, dan Virtual Reality untuk test drive mobil.

Sebagai perusahan Teknologi, Kusmono bekata Blibli.com pun bertekad untuk mengambil peran penting dalam menciptakan sumber daya yang berkualitas dan lapangan kerja.

“Misi Blibli.com untuk kedepan adalah membantu membangun masyarakat cashless serta pemberdayaan sumber daya manusia,” ujar keterangan Kusumo.

Kusumo menjelaskan lagi, bahwa komitmen tersebut akan direalisasi perusahaan melalui program pengemnangan anak muda buat industri teknologi.

Kusumo menjelaskan lagi bahwa komitmen tersebut akan direalisasi perusahaan melalui program-program pengembangan anak-anak muda untuk industri teknologi.

Baca Juga: FaceApp Viral, Tapi Amankah Aplikasinya?

“Pelajar dengan baground teknologi dan informasi akan menjadi tulang punggung perusahaan seperti Blibli.com.

Kami akan menerapkan program khusus untuk pengembangan mahasiswa TI selama 1,5 tahun,” kata dia.

Selain itu, berbarengan dengan hari jadi yang kedelapan pada 15 Agustus nanti, Blibli.com bekerja sama dengan UNICEF meluncurkan program Back To School.

Program Back To School pun digagas untuk memastikan bahwa anak-anak Indonesia akan tetap bersekolah.