Sejumlah aksi massa dalam rangka mengawal sidang MK yang akan berlangsung pada tanggal 27 Juni Kamis mendatang masih berdatangan. Aksi yang mereka namai “Halalbihalal dan Takbir Akbar 266” dilaksanakan di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Source: IDN Times
Foto: Kapolres Metro Jakarta Pusat (IDN Times)

Baca juga: Sidang Putusan MK Akan Dilaksanakan 27 Juni, Ada Aksi Kawal MK Lagi?

Kegiatan ini digelar untuk mengawali hasil sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan diumumkan pada 27 Juni.

Meski Jalan Medan Merdeka Barat arah Harmoni ditutup, namun arah sebaliknya tetap dibuka untuk umum. Masyarakat juga masih dapat melintas seperti biasa.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan melarang adanya aksi mass di depan Gedung Mahkamah Konstitusi menjelang sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2019.

“Saya juga sudah menegaskan kepada Kapolda Metro, kepada Badan Intelijen Kepolisian tidak memberikan izin untuk melaksanakan demo di depan MK,” kata Tito di ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Aksi massa ini tidak hanya dipadati oleh orang dewasa, anak-anak usia tanggung pun turut memnuhi jalan. Mereka berjalan sambil terus bernyanyi dan terlihat melompat-lompat keriangan. Sementara yang lainnya terlihat berdzikir melantunkan kalimat tahmid dan takbir.

Baca juga: Ini Sebabnya Perempuan Indonesia Rentan Jadi Sasaran Radikalisasi, Waspadalah!

Kondisi seperti ini masih kondusif sampai mobil komando FPI tiba dan memaksa masuk. Melihat kejadian ini para pemimpin aksi dan aparat kepolisian melakukan negoisasi sampai akhirnya mobil diijinkan masuk.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombespol Harry Kurniawan menyatakan aparat keamanan yang bertugas dalam pengamanan sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK) sudah siap dengan langkah-langkah keamanan pada aksi massa hari ini.

Baca juga: Rumah Tapak Masih Menjadi Pilihan RI Dibandung Apartemen