Asianet.id – Tikus merupakan hewan pengerat yang sangat dibenci oleh banyak orang karena sering kali merusak peralatan rumah tangga yang ada di rumah.

Selain itu, tikus dapat menyebarkan penyakit yang bisa ditularkan lewat beberapa media misal air liur tikus, kencing, gigitan, bahkan kutu yang menempel pada tikus.

Untuk itu, tikus merupakan hewan yang wajib dimusnahkan jika ada di sekitar rumahmu. Di beberapa kasus yang sudah terjadi, tikus biasanya menyebarkan virus penyakit melalui gigitan.

Gigitan tikus yang mengandung virus akan mengakibatkan gangguan yang disebut dengan lymphocytic coriomeningitis, yaitu gangguan neurologi yang akan menimbulkan masalah pada kesehatan khususnya ibu hamil.

Jika mengalami gangguan ini, biasanya akan ditandai dengan gejala demam, penurunan nafsu makan, nyeri pada otot, mual dan muntah.

Gejala beratnya ditandai dengan terkena radang selaput otak atau meningitis atau radang di bagian otak dalam seseorang yang terinfeksi. Berikut beberapa penyakit yang disebabkan oleh tikus, dilansir dari Liputan6 :

Baca Juga : Sering Konsumsi ‘Fast Food’ Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Rat Bite Fever

Rat Bite Fever menyebabkan demam setelah digigit oleh tikus. Ada dua jenis gigitan tikus yaitu streptobacillary gejalanya berupa muntah, nyeri sendi dan otot, demam, dan ruam. Sedangkan spirillary dapat menyebabkan demam, ruam, serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Leptospirosis

Penyakit ini biasanya ditularkan lewat urine atau feses tikus yang masuk ke dalam membran mukosa di dalam mulut. Biasanya gejalanya seperti sakit kepala, muntah, dan nyeri otot.

Baca Juga : Wabah Maut Hitam ‘Black Death’ Mulai Intai Negara Cina

Salmonellosis

Salmonellosis juga penyakit yang ditularkan melalui urine dan juga feses tikus. Biasanya penderitanya akan mengalami masalah pencernaan, kram perut, dan demam.

Plague

Plague ditularkan melalui kutu yang terdapat pada tikus. Gejala yang ditimbulkan meliputi demam, menggigil, lemah, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Bagi penderitanya cukup menggunakan antibiotik untuk mengatasinya

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)

Penyakit ini ditularkan saat seseorang menghirup partikel urine, feses, atau air liur tikus yang ada di udara. Gejalanya berupa demam, sakit kepala, muntah dan diare.

Lama kelamaan infeksi virus ini akan mengakibatkan penderitanya sesak napas hingga terjadinya penumpukan cairan di paru-paru. Karena sulit dideteksi, lebih baik jaga kondisi rumah agar tetap bersih agar tidak ada tikus yang berkeliaran.