ganjil genap jakarta

Perluasan uji coba sistem ganjil-genap di 16 ruas jalan tambahan Ibukota dimulai hari ini. Uji coba tersebut resmi dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sekarang, sistem ganjil-genap berlaku pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB.

Baca juga: Hebat! Alat Pengurai Macet Buatan Siswa SMK

Dishub DKI Jakarta memastikan tidak ada rute alternatif hindari ganjil-genap ini. Jadi masyarakat yang akan mencoba mengakali ganjil genap dipastikan akan kecewa.

“Ya ada pertanyaan lah rute alternatif, nah tapi kita jawab rute alternatif tidak ada, karena di semua simpang yang masuk ruas jalan tersebut sudah kita sosialisasikan perluasan ganjil-genap. Semua simpul habis ini dikunci, nggak ada lagi rute alternatif, kalau dulu kan ada nih alternatif pengalihan ganjil-genap, ah itu dulu ada, sekarang udah nggak ada ya,” kata Kasie Gakkum Dishub DKI Jakarta, August Fahmi kepada detikcom di Bundaran Senayan, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Kualitas Udara di Jakarta Buruk, Dokter Sarankan Ini

Menurut August Fahmi, perluasan ganjil-genap ini diterapkan agar masyarakat beralih moda transportasi massal. Menurutnya selain menekan angka kecelakaan. Selain berkurangnya kendaraan roda empat, cara tersebut juga menekan polusi udara di DKI Jakarta.

Uji coba perluasan sistem ganjil-genap akan berlangsung hingga 6 September 2019. Sedangkan implementasi dan penegakan hukum akan mulai dilakukan pada 9 September 2019.

Baca juga: Pengelolaan Sampah di Surabaya akan Diboyong ke Jakarta

Berikut 16 rute baru ganjil-genap:

1. Jl Pintu Besar Selatan
2. Jl Gajah Mada
3. Jl Hayam Wuruk
4. Jl Majapahit
5. Jl Sisingamangaraja
6. Jl Panglima Polim
7. Jl Fatmawati (mulai simpang Jl Ketimun 1 sampai dengan simpang Jl TB Simatupang)