sorce : bloomberg.com

asianet.id-Indonesia memang terkenal dengan kekayaan alamnya, tanah yang subur menjadikan Indonesia ditumbuhi oleh beragam tumbuhan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan ataupun dijadikan obat herbal penyembuh banyak penyakit. Salah satunya Kratom, tanaman tropis yang banyak dijumpai di wilayah Kalimantan ini biasa dimanfaatkan untuk obat penghilang rasa sakit. Tak heran, tanaman ini menjadi sorotan dunia karena khasiat yang terkandung pada daunnya.

Kratom yang memiliki nama latin Mitraguna Speciosa adalah salah satu tanaman yang berasal dari Indonesia. Namun, ternyata tumbuhan ini tidak hanya tumbuh di Indonesia, tetapi juga tumbuh di negara lain seperti Thailand, Malaysia, dan Papua Nugini. Dalam tiap daunnya, kratom mengandung senyawa yang dapat mengubah pikiran yang dipengaruhi oleh reseptor otak, sama halnya dengan morfin. Inilah yang membuat kratom menjadi obat yang cukup dikenal oleh dunia dan dianggap sebagai anugerah bagi penduduk Kalimantan selatan karena menjadi mata pencaharian sebagian penduduknya.

Baca Juga : Mengenal Cyberbullying, Penyebab Kematian Sulli Eks f(x)

Terlepas dari manfaat kratom yang sudah umum diketahui oleh masyarakat. Konsumsi kratom sebagai obat masih dalam pemeriksaan di Amerikas Serikat. Administrasi Makanan dan Obat-Obatan Amerika Serikat menyatakan, telah banyak kasus yakni lenih dari 130 jiwa meninggal dunia per harinya akibat overdosis opioid.
source : hellosehat.com

American Kratom Association menyatakan, di bulan juni, kurang lebih 15,6 juta penduduk Amerika serikat menggunakan kratom. Dan industri kratom di negaranya meraup untung sebesar satu miliar dollar pada tahun 2016. Administrasi Penegakan Narkoba Amerika Serikat sendiri telah mengusulkan Kratom sebagai obat kelas 1, sejajar dengan Heroin, LSD, dan juga MDMA. Namun usulan itu ditarik meskipun masih ada ketakutan dan kehawatiran tentang kratom, karena dapat beresiko kecanduan dan juga efek samping yang fatal.

Contoh kasus yang terjadi di Florida Amerika Serikat, penduduknya ditangkap setelah pasien laki-laki cacat yang ia rawat meninggal dunia akibat kepanasan dalam minivannya. Diketahui, pasien tersebut meninggal di rumahnya setelah menelan dua paket bubuk kratom.

Di Amerika peredaran kratom termasuk dalam kategori illegal, diantaranya di negara Alabama dan Wisconsin. Sementara di bagian Eropa, peredaran kratom dilegalkan disebagian besar negaranya, seperti di Jerman, Prancis dan Spanyol. Di wilayah Barat dan Indonesia sendiri, jual beli kratom sangat mudah diakses melalui internet. Kratom biasa dijual dalam kemasan bubuk hijau, teh dan juga permen karet.

Baca Juga : Jijik Dengan Upil? Ternyata Upil Berfungsi Untuk Hidung Lho!

Lembaga Narkotika di Indonesia menginginkan kepada Kementerian Kesehatan Indonesia, agar segara menyatakan bahwa kratom tergolong psikotropika kelas satu, sama halnya dengan Heroin dan Kokain. Sehingga dalam penggunaannya, pengguna akan dikenakan hukuman atas pelanggaran narkoba dengan hukuman maksimal 20 tahun di penjara.

Dilansir dari South China Morning Post, wakil rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Indonesia (BNN), telah meminta kepada Kementerian Kesehatan Indonesia untuk mengklasifikasi kratom kedalam zat illegal atau psikotropika kelas satu, karena kartom sendiri dinilai sepuluh kali lipat dari kokain atau ganja.

Sumber Berita : www.cnbcindonesia.com